Untuk perihal cara pembuatan dan kandungan nutrisi tempe
dapat dibaca pada bagian dua mengenai Tempe Makanan Sederhana yang Luar Biasa.
Bagaimana apakah sudah makan tempe hari ini? Pasti sudah
dong. Kalau belum, buruan beli ke warung terdekat jangan lupa cari yang anget
beserta cabe rawit sebagai pelengkap. Bagaimana juga nih bunda sudah mencoba
resep tempe belum seperti resep tempe mendoan, resep tempe orek, resep masakan
tempe orek, resep masakan tahu tempe kecap dan lain sebagainya, jika belum
patut rasanya untuk dicoba. Beli juga boleh sih, lebih praktis malahan.
Proses pembuatan tempe dengan cara memberikan tekanan
terhadap kedelai, biasanya dengan cara diinjak-injak namun beserta karungnya
sehingga kedelai masih tetap bersih. Selanjutnya kedelai tersebut dimasak
setengah matang saja. Selanjutnya diberikan bibit ragi yang akan menjadikan
kedelai sebgai tempe. Selanjutnya dibungkus dengan daun ataupun plastik dan
biarkan terfermentasi selama 2 hingga 3 hari pada suhu ruang.
Pada proses fermentasi tersebut bibit ragi yang ditaburkan
akan tumbuh dan berkembang menjadi bentuk seperti benang-benang halus yang
berarna keputihan dan lambat laun akan menjadi kehitaman dan mengeluarkan bau
yang kurang sedap. Tapi jangan salah, meskipun dikata kurang sedap ada juga lho
penggemar tempe yang terfermentasi dalam waktu yang lama. Sebagai tambahan
informasi ternyata menyimpan tempe di dalam kulkas akan menjadikan proses
fermentasi tempe menjadi melambat dibandingkan jika disimpan di luar. Jadi bagi
yang tidak suka tempe yang agak membusuk namun sudah terlanjur membeli stok
tempe dalam jumlah besar dapat sisimpan dulu tempenya di kulkas. Bahkan jika
disimpan pada freezer tempe dapat tahan hingga seminggu.
Lalu bagaimana jika tempe dibekukan? Ternyata tempe bisa
juga lho dibekukan. Tempe yang dibekukan dapat tahan hingga jangka aktu satu
bulan. Jadi untuk pengiriman kargo untuk tempe dapat dilakukan dengan
membekukan tempe terlebih dahulu. Meskipun demikian ternyata membekukan tempe
dapat berefek pada hilangnya aroma dari tempe dan tekstur yang agak sedikit
berubah dari tempe segar yang ada di pasar tradisional.
Untuk kandungan gizai dari tempe itu terbilang lengkap lho
diantaranya karbohidrat, lemak, protein, dan mineral. Sudah murah lengkap lagi
kandungan nutrisinya. Untuk lebih detailnya sebagai berikut. Kandungan vitamin
dari tempe adalah vitamin b1, vitamin b2, vitamin b3, vitamin b6, vitamin b9
dan vitamin b12. Sedangkan kandungan mineralnya adalah kalsium, zat besi,
magnesium, zat mangan, fosfor, sodium dan zinc.
Proses pembuatan tempe melibatkan proses fermentasi yang
ternyata justru menguntungkan. Karena dengan adanya proses fermentasi ini
menjadikan karbohidrat yang ada dalam kedelai menjadi lebih mudah untuk diserap
tubuh. Selain itu karena tempe menggunakan kedelai dan ragi atau jamur maka
dengan menyantap tempe kita memperoleh nutrisi yang ada pada kedelai sekaligus
nutrisi yang ada pada jamur ragi yang digunakan.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar