Jumat, 11 Januari 2019

Tempe Makanan Sederhana yang Luar Biasa Bagian Dua

Untuk perihal cara pembuatan dan kandungan nutrisi tempe dapat dibaca pada bagian dua mengenai Tempe Makanan Sederhana yang Luar Biasa.

Bagaimana apakah sudah makan tempe hari ini? Pasti sudah dong. Kalau belum, buruan beli ke warung terdekat jangan lupa cari yang anget beserta cabe rawit sebagai pelengkap. Bagaimana juga nih bunda sudah mencoba resep tempe belum seperti resep tempe mendoan, resep tempe orek, resep masakan tempe orek, resep masakan tahu tempe kecap dan lain sebagainya, jika belum patut rasanya untuk dicoba. Beli juga boleh sih, lebih praktis malahan.

Proses pembuatan tempe dengan cara memberikan tekanan terhadap kedelai, biasanya dengan cara diinjak-injak namun beserta karungnya sehingga kedelai masih tetap bersih. Selanjutnya kedelai tersebut dimasak setengah matang saja. Selanjutnya diberikan bibit ragi yang akan menjadikan kedelai sebgai tempe. Selanjutnya dibungkus dengan daun ataupun plastik dan biarkan terfermentasi selama 2 hingga 3 hari pada suhu ruang.

Pada proses fermentasi tersebut bibit ragi yang ditaburkan akan tumbuh dan berkembang menjadi bentuk seperti benang-benang halus yang berarna keputihan dan lambat laun akan menjadi kehitaman dan mengeluarkan bau yang kurang sedap. Tapi jangan salah, meskipun dikata kurang sedap ada juga lho penggemar tempe yang terfermentasi dalam waktu yang lama. Sebagai tambahan informasi ternyata menyimpan tempe di dalam kulkas akan menjadikan proses fermentasi tempe menjadi melambat dibandingkan jika disimpan di luar. Jadi bagi yang tidak suka tempe yang agak membusuk namun sudah terlanjur membeli stok tempe dalam jumlah besar dapat sisimpan dulu tempenya di kulkas. Bahkan jika disimpan pada freezer tempe dapat tahan hingga seminggu.

Lalu bagaimana jika tempe dibekukan? Ternyata tempe bisa juga lho dibekukan. Tempe yang dibekukan dapat tahan hingga jangka aktu satu bulan. Jadi untuk pengiriman kargo untuk tempe dapat dilakukan dengan membekukan tempe terlebih dahulu. Meskipun demikian ternyata membekukan tempe dapat berefek pada hilangnya aroma dari tempe dan tekstur yang agak sedikit berubah dari tempe segar yang ada di pasar tradisional.

Untuk kandungan gizai dari tempe itu terbilang lengkap lho diantaranya karbohidrat, lemak, protein, dan mineral. Sudah murah lengkap lagi kandungan nutrisinya. Untuk lebih detailnya sebagai berikut. Kandungan vitamin dari tempe adalah vitamin b1, vitamin b2, vitamin b3, vitamin b6, vitamin b9 dan vitamin b12. Sedangkan kandungan mineralnya adalah kalsium, zat besi, magnesium, zat mangan, fosfor, sodium dan zinc.


Proses pembuatan tempe melibatkan proses fermentasi yang ternyata justru menguntungkan. Karena dengan adanya proses fermentasi ini menjadikan karbohidrat yang ada dalam kedelai menjadi lebih mudah untuk diserap tubuh. Selain itu karena tempe menggunakan kedelai dan ragi atau jamur maka dengan menyantap tempe kita memperoleh nutrisi yang ada pada kedelai sekaligus nutrisi yang ada pada jamur ragi yang digunakan.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar