Sabtu, 12 Januari 2019

Hal-Hal Umum yang Biasa Dilakukan Untuk Menjaga Ketahanan Pangan

Pada beberapa periode pemerintahan yang silam sering kali kita membaca akan adanya istilah swasembada pangan atau juga istilah ketahanan pangan. Suatu negara harus dapat menjaga stok pangan yang dibutuhkan warganya, sedangkan hasil produksi pertanian seringkali tidak mencukupi untuk memenuhi kebutuhan arganya baik karena paceklik, hama maupun alih fungsi lahan  yang menyebabkan lahan pertanian menjadi menyempit, dan bisa juga berakibat adanya peristiwa kekurangan pangan yang akan merenggut warga didaerah yang kekurangan pangan. Maka dari itu untuk menjaga stoknya ada beberapa hal yang biasa dilakukan.

Yang pertama adalah dengan mendatangkan stok dari daerah lain atau dari negara lain yang kita knal dengan impor. Sering kali kita mendngar berita tentang adanya impor beras dari negara lain karena stok bulog yang kurang memadahi akibat satu faktor dan lainnya. Dengan adanya stok yang didatangkan bukan hanya akan menjamin ketersediaan pangan akan tetapi akan berefek pula pada stabilnya harga, karena jika stok barang menurun pasti akan terjadi adanya kenaikan harga barang. Akan tetapi hal tersebut sering kali akan berdampak kepada petani lokal karena harga saing yang lebih rendah.

Hal yang kedua yang biasanya dilakukan adalah dengan membuka lahan baru. Hal ini biasa dilakukan oleh pemerintah dari orde ke periode lain. Jika membaca dalam buku sejarah kita akan mengenal adanya transmigrasi dan REPELITA, hal ini juga selain mengurangi kepadatan penduduk, juga untuk membuka lahan baru untuk bercocok tanam. Sebagai imbasnya hasil pertanian akan semakin meningkat seiring dengan bertambahnya lahan baru yang dimanfaatkan sebagai tempat bercocok tanam. Selain itu, menyebarnya lahan pertanian juga menjadikan pasokan pangan di banyak daerah menjadi terpenuhi sehingga kekurangan pangan di suatu daerah akan dapat lebih diminimalisir dengan stok yang lebuh menyebar.

Hal ketiga yang biasanya dilakukan adalah dengan melakukan riset. Berbagai riset dilakukan untuk menciptakan keadaan yang akan menjamin adanya ketahanan pangan. Sebagai contoh adalah riset mengenai beberapa varitas padi yang unggul yang produksinya banyak dan cpat juga tahan trhadap hama.


Hal lain yang biasa dilakukan adalah dengan melakukan pembangunan sarana dan prasarana yang dapat menunjang sektor pertanian. Seperti pembangunan bandungan, pembangunan saluran irigasi dan lain sebagainya. Sehingga petani menjadi semakin mudah dalam aktivitasnya bercocok tanam. selain itu dilakukan penyuluhan-penyuluhan mengenai teknologi tanam agar hasil pertanian menjadi bagus. Hal yang lain biasa dilakukan adalah menciptakan sistem yang mendukung sektor pertanian baik dalam bentuk undang-undang maupun regulasi yang akan mnguntungkan bagi pemilik modal, stakeholder dan petani. Banyak perusahaan kini baik secara langsung maupun dengan bekerja sama dengan petani mengembangkan pertanian dengan memanfaatkan teknologi sehingga hasilnya akan lebih baik dengan ongkos yang lebih ringan.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar