Kamis, 10 Januari 2019

Efek Samping Dari Pemberian Vaksin

Seperti halnya yang telah kita tahu bahwa vaksinasi sangat besar manfaatnya dan juga melindungi orang-orang tercinta di sekitar kita dari bahaya penyakit dan bahkan kematian. Oleh karena itu vaksinasi adalah suatu hal yang sangat penting yang perlu di sadarkan sejak dini. Karena banyak siswa-siswa sekolah yang justru ketakutan dan bolos ketika ada injeksi. Mungkin karena mitos atau kabar yang merebak yang memberikan efek takut kepada anak-anak. Sudah tugas kita lah sebagai orang yang telah memilki pengetahuan mengenai betapa besarnya efek injeksi tersebut untuk menghilangkan pikiran salah paham di benak anak-anak, terutama siswa sekolah dasar.

Namuan demikian, sebagaimana hal lain ternyata vaksinasi juga memilki berbagai kekurangan atau hal negatif. Sering kali setelah dilakukan injeksi terjadi adanya nyeri serta bekas kemerahan di daerah sekitar injeksi dan kadang pula terjadi adanya pembengkakan yang bersifat ringan di sekitar injeksi tersebut. Sering kali juga anak-anak sekolah yang paginya di injeksi vaksin setelah pulang sekolah baik sore maupun malam hari nya suhu tubuh anak menjadi meningkat dan terjadi demam ringan. Hal tersebut karena respon tubuh terhadap bibit penyakit yang telah dilemahkan masuk ke dalam tubuh. Tapi hal tersebut akan terhenti dan tubuh kemudian akan menjadi kebal terhadap bibit penyakit yang sesungguhnya tatkala menyerang.

Kadang juga terjadi adanya gejala diare, mual dan disusul dengan muntah setelah injeksi vaksin. Khususnya pada vaksinasi untuk hepatitis. Jenis vaksinasi lain seperti vaksin HPV dapat menimbulkan efek berupa sakit kepala dan juga adanya rasa gatal di bekas suntikan. Kemudian juga adanya gejala kurang nya nafsu makan. Hal ini harus diatasi karena tubuh memerlukan asupan nutrisi yang cukup pasca imunisasi untuk memastikan efeknya dapat bekerja dengan baik. Jadi buat ayah-bunda pastikan memberikan rangsangan yang menarik jika si buah hati mengalami kurang nafsu makan. Dapat di atasi dengan memberikan makanan dengan bentuk yang menarik yang anak sukai, makanan yang berbentuk superhero yang di sukai anak-anak atau juga dapat dirangsang dengan semacam permainan yang ujung-ujung nya membuat anak menjadi semangat untuk makanan yang tentu nya menyehatkan juga.

Namun demikian juga perlu diingat, bahwa orang tua masih harus tetap mengawasi perkembangan anak pasca vaksinasi karena jika efek samping yang timbul masih muncul setelah beberapa hari hingga minggu. Maka perlu juga untuk diperiksakan ke dokter agar dipastikan tidak munculnya efek yang lebih lanjut kepada si buah hati.


Tak lupa pula adanya efek lain, yakni efek psikologi. Efek psikologi apa sih yang bisa muncul pasca imunisasi? Salah satunya adalah munculnya trauma atau fobia yang dialami anak-anak kepada jarum suntik pasca imunisasi. Jika tidak diatasi hal ini akan terbawa sampai dewasa. Tak jarang kan kita temukan orang dewasa yang bertubuh tinggi kekar namun takut kepada jarum suntik? Jika belum pernah lihat coba saja broswing video nya, banyak kok. Tentunya fobia terhadap jarum suntik akan brfk buruk karna banyak obat yang harus diberikan mlalui jalan injksi dengan suntikan, sedangkan fobia tersebut dapat memunculkan perasaan enggan untuk ke dokter dan efeknya justru akan memperburuk kesehatan kita jika suatu hari terjadi.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar