
Tidak dijalanan, tidak di tempat makan, tidak di rumah kita
selalu melihat orang yang sedang asik dengan smartphone atau ponsel pintar mereka.
Berbagai aplikasi ponsel pintar hingga android game yang memanjakan penggunanya
menjadikan semacam autisme tersendiri di kalangan muda bahkan yang sudah
berumur. Eits, pembaca sudah tahu belum sejarah dari smartphone atau ponsel
pintar dan bagaimana perusahaan dunia berlomba-lomba untuk menciptakan
smartphone terbailk? Jika belum patut dibaca pula Sejarah Perkembangan Smartphonedari Jaman ke Jaman.
Spesifikasi smartphone secara umum dapat dibagi menjadi 3
yakni hi end, mid level dan entry level. Namun secara umum masyarakat mengenal
smartphone berupa iPhone dan Android. Keduanya memiliki kelebihan dan
kekurangan masing-masing. Dan tak lupa pula disesuaikan dengan uang di kantong
yang pas untuk membeli smartphone idaman.
Di Indonesia tersendiri pangssa smartphone cukuplah besar,
bahkan kalangan muda sering bergonta-ganti ponsel dalam satu tahun. Hal ini
membuat produsen elektronik lokal ikut berkecimpung dalam memproduksi
smartphone lokal dengan teknologi canggih dan tak kalah dengan mek terkenal
luar yang sudah beredar. Salah satunya adalah polytron, iya benar perusahaan
yang memproduksi perangkat elektronik di rumah kita termasuk televisi yang kita
tonton sehari-hari.
Pada awal kemunculannya smarphone dibandrol dengan harga 4
hingga 10 juta ke atas, namun seiring perkembangannya kini smartphone sudah
tersedia dengan harga dibwah 2 jutaan yang terjangkau untuk berbagai kalangan. Bahkan
untuk smartphone dengan spesifikasi entry level ada yang tersedia dengan harga 700
ribuan saja.
Merebaknya smartphone di tanah air berpengaruh pula dengan
kebudayaan masyarakat kita. Bagaimana tidak, informasi yang baru saja terjadi
di Maluku misalnya, sudah dapat diketahui oleh seseorang yang berada di Banten
hanya dalam hitungan detik. Anak-anak kecil bahkan sudah asyik dengan ponsel
pintar mereka yang bahkan melebihi pengetahuan orang dewasa dalam memainkan
smartphone mereka. Perkembangan perangkat keras dan lunak ini memicu pula
berbagai provider telekomunikasi untuk bersaing.
Sekarang berbagai paket data untuk mensupport smartphone
dapat dibeli dengan harga yang terjangkau dengan kecepatan transmisi yang baik.
Adanya internet dengan perangkat dan aolikasi yang ada menciptakan tren sendiri
lahirnya komunitas yang disebut dengan netizen dan social seleb yang merebak
bak jamur. Semoga perkembangan yang ada akan membawa dampak yang positif bagi
bangsa bukan malah menurunnya kualitas dari generasi kita.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar