Sering kali kita mendengar istilah vaksinasi ketika danya
wabah penyakit yang berbahaya atau ketika pemberangkatan jamaah haji ke tanah
suci bahkan vaksinasi bagi anak-anak di bawah umur di sekolahan atau puskesmas.
Sebelum meembahas lebih lanjut perlu agaknya kita mengtahui apa itu vaksinasi. Vaksinasi
atau biasa diknal dngan istilah imunisasi oleh orang awam (meskipun beberapa
ahli mendefinisikannya sebagai hal yang berbeda, namun kita akan membahasnya
sebagai suatu kesatuan) merupakan proses pmbrian vaksin ke dalam tubuh manusia
yang biasanya dengan injeksi guna memberikan kekebalan bagi tubuh manusa
terhadap suatu penyakit. Untuk informasi lebih jauh mengenai vaksin termasuk
mekanisme kerja vaksin dapat dibaca pada artikel mengenal apa itu vaksin.
Sedangkan contoh
vaksinasi adalah sebagai berikut Vaksin influenza, Vaksin pneumonia, Vaksin HPV,
Vaksin hepatitis A, Vaksin hepatitis B, Vaksin tetanus, difteri, dan pertusis dan
lain sebagainya. Sedangkan contoh virus yang terlibat misalnya virus influenza,
virus epstein barr, virus papiloma, virus marburg, dan lain sebagainya.
Vaksinasi ini bermanfaat untuk brbagai kalangan baik bagi
anak-anak hingga manusia dewasa. Imunisasi bagi anak-anak merupakan hal yang
vital karena pada usia tersbut kesehatannya masih rentan dan sistem kekebalan
tubuhnya masih berkembang, sehingga jika virus menyrang si buah hati akan
berdampak buruk bagi kesehatan sibuah hati yang perlu dijaga oleh orang tua. Bahkan
efeknya dapat fatal dan brakibat kecacatan permanen hingga kematian. Sebagai contohnya
serangan akibat virus polio yang menyebabkan kelumpuhan permanen. Pembaca bisa
melihat efek virus polio dengan meng-google gambar dari efek polio tersbut,
siap-siap melihat kengeriannya. Semoga kita dan sekeluarga dihindarkan dari
penyakit-penyakit berbahaya tersebut.
Oleh karena itu vaksinasi sjak dini diperlukan. Pada umumnya
jika kita telah di-vaksinasi pada masa kecil efknya akan brtahan hingga dewasa,
hanya pada beberapa kasus vaksinasi masih perlu diberikan hingga deasa bahkan
renta (hal yang jarang diketahui namun penting bagi kesehatan kita). Pada lansia
vaksinasi perlu juga diberikan pada penderita diabetes. Karena efek dari
diabetes adalah menurunnya sistem kekebalan tubuh.
Namun dari mana sih awal mulanya metode tersebut berasal. Ternyata
jika ditelusur ke belakang ternyata pada abad ke tujuh belas di China
(Tiongkok) dan India telah terdapat dokumen yang merekam proses vaksinasi. Penyakit
yang coba diobati adlah penyakit cacar yang mewabah saat itu. Virus dari
penderita cacar di ambil kemudian dilemahkan dan diinjeksikan ke orang yang
sehat sehingga tubuh manusia tersbut merespon dengan membentuk sistem kekebalan
tubuh terhadap penyakit cacar bukannya menjangkiti dan membunuh seperti kata
pepatah what doesn’t kill us make us stronger.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar