Jumat, 11 Januari 2019

Tempe Makanan Sederhana yang Luar Biasa Bagian Pertama

Apa yang pembaca bayangkan ketika pertama kali mendengar kata tempe, pasti sebagian besar akan berpikiran dengan pasangannya, apalagi kalau bukan tahu. Sebagaimana kita ketahui tempe merupakan makanan yang sering kali disajikan dalam menu makan sehari-hari. Selain rasanya yang enak, selain itu harganya juga terjangkau membuat tempe menjadi primadona bagi masyarakat di Indonesia di semua lapis kalangan. Dari warung kaki lima di pinggir jalan hingga ke menu restoran bintang lima. Bagaimana  tidak, rasanya tidak afdol jika tidak memakan tempe barang seminggu. Pasti ada yang mengganjal dan ingin rasanya segera menyantap makanan yang berbahan dasar kedelai tersebut.

Bagi bunda yang gemar berhemat namun ingin sang buah hati tetap terjaga nutrisinya agaknya tempe merupakan sajian yang cocok untuk menu sehari-hari. Tapi jangan sampai sang buah hati menjadi kapok ya dengan menu yang itu-itu saja. Tempe bisa juga lho dibuat menjadi masakan yang beraneka ragam dan menggugah selera makan. Coba saja bunda cari resep-resep untuk mengolah tempe seperti halnya, resep tempe mendoan, resep tempe orek, resep masakan tempe orek, resep masakan tahu tempe kecap dan lain sebagainya.

Tempe ini ternyata adalah makanan khas Indonesia lho. Eh, semua sudah pada tahu kali. Sebentar dulu, beberapa tahun yang lalu ada negara yang juga mengklaim sebagai asal dari tempe lho. Biar kata sederhana juga menjadi rebutan bangsa-bangsa. Tempe merupakan hidangan yang sangat digemari terutama di pulau jawa. Dan usut punya usut ternyata tempe merupakan satu-satunya makanan berbahan dasar kedelai yang tidak berakar ke negeri tiongkok. Karena sebagaimana kita tahu banyak makanan berbahan dasar kedelai yang pada aal mulanya dikembangkan di negeri Tiongkok kemudian menyebar ke daerah lain. Contoh yang paling terkenal adalah tahu.

Asal dari kata tempe ini masih menjadi misteri sampai sekarang. Ada ahli yang menyatakan bahwa kata tempe berasal dai kata tape yang merupakan makanan dari singkong atau ketan yang difermentasi yang lambat laun berubah kata menjadi tempe. Tempe diyakini berasal dari jawa beberapa abad silam sekitar abad ke 12. Bahkan dalam naskah kuno sudah tertuliskan perhal tempe ini. Bagaimana? Hebat bukan tempe ini. Kita saja namanya tidak pernah masuk ke naskah manapun.
Menengok ke belakang dalam naskah serat Sri Tanjung disebutkan istilah kadele yang kemungkinan merujuk ke tempe itu sendiri dan juga pada naskah serat centini disebutkan adanya istilah tempe pada abad ke 18.


Sebagaimana kita ketahui mengenai tempe yang terbuat dari kedelai, ternyata ada juga lho jenis tempe yang terbuat dari bahan lain. Diantaranya adalah tempe yang terbuat dari ampas tahu, tempe yang terbuat dari ampas kelapa dan juga kacang-kacangan, ada juga yang terbuat dari ampas tahu yang dikenal dengan temoe gembus. Meskipun di daerah penulis masing-masing makanan tersebut mempunyai nama yang tersendiri bukanlah tempe, namun karena adanya literatur yang menyatakan demikian jadi ikut saja lah biar kompak dan tidak membingungkan.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar