Apa yang pembaca bayangkan ketika pertama kali mendengar
kata tempe, pasti sebagian besar akan berpikiran dengan pasangannya, apalagi
kalau bukan tahu. Sebagaimana kita ketahui tempe merupakan makanan yang sering
kali disajikan dalam menu makan sehari-hari. Selain rasanya yang enak, selain
itu harganya juga terjangkau membuat tempe menjadi primadona bagi masyarakat di
Indonesia di semua lapis kalangan. Dari warung kaki lima di pinggir jalan
hingga ke menu restoran bintang lima. Bagaimana tidak, rasanya tidak afdol jika tidak memakan
tempe barang seminggu. Pasti ada yang mengganjal dan ingin rasanya segera
menyantap makanan yang berbahan dasar kedelai tersebut.
Bagi bunda yang gemar berhemat namun ingin sang buah hati
tetap terjaga nutrisinya agaknya tempe merupakan sajian yang cocok untuk menu
sehari-hari. Tapi jangan sampai sang buah hati menjadi kapok ya dengan menu
yang itu-itu saja. Tempe bisa juga lho dibuat menjadi masakan yang beraneka
ragam dan menggugah selera makan. Coba saja bunda cari resep-resep untuk mengolah
tempe seperti halnya, resep tempe mendoan, resep tempe orek, resep masakan
tempe orek, resep masakan tahu tempe kecap dan lain sebagainya.
Tempe ini ternyata adalah makanan khas Indonesia lho. Eh,
semua sudah pada tahu kali. Sebentar dulu, beberapa tahun yang lalu ada negara
yang juga mengklaim sebagai asal dari tempe lho. Biar kata sederhana juga
menjadi rebutan bangsa-bangsa. Tempe merupakan hidangan yang sangat digemari
terutama di pulau jawa. Dan usut punya usut ternyata tempe merupakan
satu-satunya makanan berbahan dasar kedelai yang tidak berakar ke negeri
tiongkok. Karena sebagaimana kita tahu banyak makanan berbahan dasar kedelai
yang pada aal mulanya dikembangkan di negeri Tiongkok kemudian menyebar ke
daerah lain. Contoh yang paling terkenal adalah tahu.
Asal dari kata tempe ini masih menjadi misteri sampai
sekarang. Ada ahli yang menyatakan bahwa kata tempe berasal dai kata tape yang
merupakan makanan dari singkong atau ketan yang difermentasi yang lambat laun
berubah kata menjadi tempe. Tempe diyakini berasal dari jawa beberapa abad silam
sekitar abad ke 12. Bahkan dalam naskah kuno sudah tertuliskan perhal tempe
ini. Bagaimana? Hebat bukan tempe ini. Kita saja namanya tidak pernah masuk ke
naskah manapun.
Menengok ke belakang dalam naskah serat Sri Tanjung
disebutkan istilah kadele yang kemungkinan merujuk ke tempe itu sendiri dan
juga pada naskah serat centini disebutkan adanya istilah tempe pada abad ke 18.
Sebagaimana kita ketahui mengenai tempe yang terbuat dari
kedelai, ternyata ada juga lho jenis tempe yang terbuat dari bahan lain. Diantaranya
adalah tempe yang terbuat dari ampas tahu, tempe yang terbuat dari ampas kelapa
dan juga kacang-kacangan, ada juga yang terbuat dari ampas tahu yang dikenal
dengan temoe gembus. Meskipun di daerah penulis masing-masing makanan tersebut
mempunyai nama yang tersendiri bukanlah tempe, namun karena adanya literatur
yang menyatakan demikian jadi ikut saja lah biar kompak dan tidak
membingungkan.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar