Kamis, 10 Januari 2019

Apa Itu Vaksin

Setelah mengatahui vaksinasi adalah seperti apa dan contoh vaksinasi seperti apa, kita akan membahas vaksin itu sendiri seperti apa. Jika belum tahu bisa dilihat pada artikel sebelumnya Mengenal Vaksinasi Itu Seperti Apa, agar pemahamannya lebih mendalam dan lebih mudah dimengerti. Vaksin adalah sebuah produk dari sebuah preparasi biologis (virus) untuk memberikan efek kebal kepada tubuh untuk suatu jenis penyakit.

Pada umumnya prinsip pwmbuatan vaksin tersebut adalah dengan mengambil sampel virus dari penderita penyakit dan kemudian dilemahkan untuk kemudian di injeksikan kepada manusia atau hewan yang sehat. Sampel virus yang diambil terlebih dahulu diperbanya, atau gampangnya diternak terlebih dahulu agar bisa diproduksi dalam jumlah besar. Lalu bagaimana cara memperbanyaknya ? proses perbanyakan virus biasa dengan menumbuhkannya bersama dengan mikroba (bakteri) dengan medium kultur bakteri (untuk makanan bakteri) dan kemudian virus akan memakan bakteri tersebut dan memperbanyak dirinya. Loh kan bakteri lebih besar dari pada virus ? masa virus bisa memakan bakteri. Iya, virus akan menempel dan mengambil alih sistem kerja dari bakteri sehingga bakteri justru akan menghasilkan bahan-bahan untuk merakit virus baru bukannya untuk memenuhi kebutuhan hidupnya. Jadi bakteri yang telah diambil alih sistem kerjanya oleh virus akan memperbanyak virus dan lambat laun akan mati. Virus inilah yang kemudian dilemahkan dan menjadi sebuah vaksin. Bisa diibaratkan seperti dalam film zombie yang manusia terkena virus akan hilang kesdarannya, ya.. seperti itu lah kurang lebih sistem kerja dari virus.

Lalu bagaimana tubuh merespon adanya vaksin tersebut. Seperti halnya kita ketahui manusia memiliki sistem yang sempurna termasuk sistem pertahanan tubuhnya. Lalu kenapa manusia bisa sakit? Itu karena manusia terserang penyakit pada saat keadaan lemah bisa secara fisik maupun psikologis seperti stres yang mengganggu sistem kerja tubuh. Atau juga karena materi yang menyerang tubuh terlalu kuat untuk bisa dikendalikan oleh sistem pertahanan tubuh.

Jadi pada prisipnya, jika suatu pathogen (mikroba atau virus) masuk kedalam tubuh maka tubuh akan meresp[on dengan melawannya dengan membentuk antibodi, dan jika antibodi kalah maka manusia tersebut akan jatuh sakit. Tak terbayangkan kan bahwa di dalam tubuh kita ada sel yang senantiasa berperang melawan pathogen yang masuk ke dalam tubuh yang juga lah tidak kelihatan secara kasat mata. Proses ini terus berlangsung karena hidup kita selalu bersinggungan dengan pathogen penyebab penyakit. Oleh karena itu diperlukan daya tahan tubuh dan kondisi tubuh yang fit agar kita bisa senantiasa sehat. Jangan lupa ber-olahraga secara rutin dan minum suplemen kesehatan.

Nah, dengan cara melemahkan pathogen terlebih dahulu seperti proses di atas maka antibodi yang ada di tubuh akan memproduksi sistem dengan perangkat sel antibodi tubuh khusus untuk jenis khusus pathogen yang menyerang. Jika bibit penyakit yang masuk lemah maka tubuh akan menang melawan penyakit tersebut dan telah mengenali jenis serangtan tersebut. Maka jika suatu saat ada bibit penyakit yang kuat menyerang tubuh kita tubuh kita telah terlatih dan telah memiliki sistem untuk melawan bibit penyakit yang masuk tersebut dan memberantasnya. Dengan artian lain, tubuh telah menjadi kebal dengan penyakit tersebut.


Namun demikian selain segi positifnya ternyata vaksin memiliki juga efek samping. Apa efek samping dari vaksin dan vaksinasi.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar